Your shopping cart is empty!
Selamat datang di Cendana Digital Printing, anda dapat login atau mendaftar akun.

tips mencari mesin cetak yang tepat [1]

Ditulis pada 2015-03-19 11:16:33

Tips berikut ini merupakan pengetahuan  baku dan mendasar, modifikasi dan spesifikasi detil selanjutnya dapat dikembangkan pada saat anda berkomunikasi langsung dengan supplier mesin cetak.

Pangsa Pasar Cetak Offset
Sebelum memutuskan untuk membeli mesin, kita perlu mengetahui lebih  dahulu apa segmen produk cetaknya. Secara umum,  mesin cetak offset banyak digunakan dalam "commercial printing", seperti: pamflet, brosur, booklet, dan majalah atau  segala bentuk  produk cetak untuk keperluan commercial di mana customer-nya adalah  perusahaan yang ingin berpromosi, berjualan dengan material cetakan, atau perusahaan periklanan.

Ada 2 tipe utama mesin cetak offset. Pertama mesin cetak offset lembaran (sheetfed press offset),  yaitu mesin cetak offset dengan input kertas potong / plano. Kedua mesin cetak roll (web press ofsett),  yaitu mesin cetak offset dengan input kertas gulungan (roll).

Mesin cetak offset lembaran umumnya digunakan untuk pencetakan  dengan jumlah rendah sampai menengah,  antara 1.000 sampai dengan 100.000 lembarr. Mesin cetak offset roll dapat  dipecah menjadi dua, yaitu  Heat Set Web Offset – HSWO  dan Cold Web Offset - CWO.  HSWO biasanya digunakan  untuk pencetakan  majalah dengan media  kertas artpaper/coated paper, sedangkan Cold Web Offset digunakan  untuk pencetakan dengan media kertas koran atau uncoated paper. Cold Web Offset  umumnya digunakan untuk pencetakan  dalam jumlah besar, antara ratusan ribu lembar hingga jutaan lembar. Penggunaan mesin cetak offset lembaran menjadi tidak ekonomis untuk pencetakan dalam jumlah besar.  

 

Pasar vs Keuangan
Jika pelanggan yang menjadi target  besar, apalagi captive customer, pelanggan sudah di tangan dan siap memberi order kapan saja, dan sumber  pendanaan perusahaan cukup  besar, jangan segan mencari mesin besar dan baru dengan kapasitas besar karena  keuangan perusahaan memungkinkan. Mesin baru memiliki keunggulan  produktivitas dan efisiensi yang  tinggi dan jaminan purna jual. Namun jika target  pelanggan relatif kecil, masih dalam taraf penjajakan dan keuangan perusahaan  juga relatif kecil,  maka disarankan untuk menggunakan  alternatif mesin bekas/second.

Ada beberapa criteria mesin second, antara lain: "as is"- apa adanya, "refurbish" - diperbaiki sana sini, dan "rebuilt" – di-manufaktur ulang dengan rangka yang sama dan sparepart baru, jadi seperti mesin baru yang umumnya  dilengakapi dengan warranty sparepart bila ada yang rusak.

Back to Top